oleh

Pemuda Samarinda yang Cium Paksa Balita Ternyata Positif Covid-19

Pemuda Samarinda yang Cium Paksa Balita Ternyata Positif Covid-19. Seorang pemuda di Samarinda, Kalimantan Timur, HI (25) yang diamankan polisi lantaran mencium paksa balita perempuan 3 tahun dan terekam CCTV, diketahui positif Covid-19. Dia kini menjalani proses isolasi di tengah observasi kejiwaan di RS Jiwa Daerah Atma Husada Mahakam.

Setelah sebelumnya ditangani Polsek Sungai Kunjang. kasus itu kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda.

“Keterangan sementara dari terduga terlapor (HI); ada keterangan dia yang membuat kita harus lakukan langkah pemeriksaan kejiwaan terlapor (di RSJD Atma Husada Mahakam); ” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli ditemui di Mapolresta Samarinda, Kamis (24/3).

Menurut Ary saat ini kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku HI dari dokter rumah sakit setempat. Namun di sisi lain, diketahui HI mengantongi hasil tes antigen positif Covid-19.

“Kebetulan yang bersangkutan dinyatakan positif.

Sementara sekarang masih kita isolasi. Setelah nanti hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar, atau kalau hasil tes lagi nanti negatif, akan kita tindaklanjuti,” ujar Ary.

Ary memastikan pemeriksaan saksi terkait kejadian; itu terus dilakukan penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Samarinda.

“Jadi sekarang, kita masih memeriksa keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian maupun yang melihat kejadian itu,” jelas Ary.

Diberitakan sebelumnya; aksi pemuda berinisial HI itu viral setelah rekaman CCTV beredar di media sosial, Selasa (22/3) malam. HI terlihat mencium paksa balita perempuan usia 3 tahun sekitar pukul 13.50 WITA siang sebelumnya, setelah nekat masuk ke dalam halaman rumah balita itu.

Pelaku HI akhirnya pergi setelah dua wanita keluar dari dalam rumah dan mengusir HI. Polisi gerak cepat. Pria yang diketahui tinggal di Jalan Slamet Riyadi dan kesehariannya sebagai buruh pasir itu akhirnya diciduk polisi di rumahnya.

“Dia jalan kaki pulang kerja menuju rumahnya. Jadi, dia seperti mendapat halusinasi kalau mencium anak itu, dia akan sembuh; ” kata Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara ditemui merdeka.com; Rabu (23/3). artikal dri

Posting Terkait

Jangan lewatkan

Komentar

Tinggalkan Balasan